Tampilkan postingan dengan label Mencegah Perpisahan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Mencegah Perpisahan. Tampilkan semua postingan

Bagaimana Cara Menarik Pria Kembali Saat Dia Mulai Menjauh?

 On Kamis, 10 Mei 2018  

Apa hubungan anda sedang berada di ujung tanduk karena pertengkaran dan kesalahpahaman yang terus-terusan terjadi di antara anda berdua? Apa kekasih anda tampak seperti tidak pernah mau mendengarkan atau peduli?

Apa anda khawatir jika anda dan dirinya tidak akan mencapai titik temu ... karena setiap kali anda mengungkapkan apa yang anda rasakan, maka dia akan merasa kesal terhadap anda?

Seolah-olah ANDA adalah sumber dari masalah?

Seolah-olah anda selalu salah setiap kali tidak setuju dengannya ... dan selalu salah setiap kali mengatakan perasaan anda tentang sesuatu?


Jika anda seperti kebanyakan wanita yang cukup bijaksana, maka yang anda inginkan tentu hanyalah sedikit pengertian darinya.

Saya tahu betapa itu menyakitkan dan membuat frustasi ... saat SATU-SATUNYA penghalang anda untuk bisa memiliki hubungan yang erat dan langgeng dengan pria anda adalah kesalahpahaman yang terus terjadi berulang-ulang.

Namun jangan khawatir, karena disini saya akan memberikan 2 rahasia kepada anda – yang akan meningkatkan cara anda dalam berkomunikasi ... dan menghentikan pertengkaran anda hari ini.

Rahasia 1#: Ciptakan Sebuah “Kondisi Yang Nyaman” Sebelum Mengkomunikasikan Keinginan atau Perasaan Anda


Alasan kebanyakan pria memberikan reaksi yang negatif saat anda mencoba membicarakan hubungan anda dengannya adalah ... karena mereka merasa tengah dikritik oleh anda.

Pria tetaplah pria...

Mereka ingin tahu bahwa anda menganggap mereka sempurna. Dan yang lebih penting lagi, pria ingin tahu bahwa diri mereka dan apa yang mereka lakukan bisa menyenangkan anda.

Itulah sebabnya saat anda memberitahu mereka tentang sesuatu yang menyakiti perasaan anda atau sesuatu yang “salah”, mereka akan merasa jika mereka tidak bisa menyenangkan anda – bahwa anda tidak bahagia bersama mereka.

Hal terpenting bagi seorang pria dalam sebuah hubungan adalah dia mengetahui bahwa dirinya bisa membuat wanitanya BAHAGIA.

Tentu saja, itulah saat dimana seorang pria akan berusaha “memperbaiki” apapun yang salah tadi. Karena dia merasa harus bisa membuatnya menjadi benar, sehingga dia tahu bahwa dirinya masih bisa menyenangkan wanita yang dicintainya.

Hal terpenting bagi seorang pria dalam sebuah hubungan adalah dia mengetahui bahwa dirinya bisa membuat wanitanya BAHAGIA.

Sekarang ... setelah anda mengetahui hal penting tentang bagaimana cara pria berpikir dan merasakan, lalu apa yang bisa anda lakukan? Bagaimana cara anda memanfaatkannya di dalam hubungan anda?

Untuk membuat pria tidak merasa sedang dikritik, atau seperti tidak dihargai – maka ... anda perlu membuat “situasi yang nyaman” terlebih dahulu sebelum anda berbicara dan menyampaikan perasaan anda. Itu artinya anda mengatakan apa yang anda rasakan atau inginkan tanpa menghakimi, mengkritik, ataupun membuat drama.

Rahasia 2#: Emosi Itu Menular


Pernahkah anda menyadari...

Saat anda sedang dalam suasana hati yang netral dan tenang, lalu teman anda menelepon, dan dia dengan gembira menyampaikan kabar baik, maka anda secara otomatis akan tersenyum dan tertawa bersama?

Atau ketika teman anda menelepon, dan dia terdengar depresi serta negatif, maka anda ingin cepat menyudahi telepon tersebut, dan suasana hati anda akan menjadi lebih buruk dari sebelum menerima telepon?

Hal tersebut bisa terjadi karena emosi itu menular. Dan biasanya, itu mengalir dari emosi yang kuat (gembira, depresi) ke emosi yang tidak terlalu intens (biasa, kontemplatif).

Lalu mengapa ini penting? Apa hubungannya ini dengan komunikasi yang lebih baik dan menghentikan perdebatan?

Perhatikan!

Jika anda melakukan pendekatan ke pasangan anda dengan sikap marah, kesal, atau jutek – maka dia cenderung tidak akan menanggapi apa yang anda katakan. Bahkan dia tidak benar-benar mendengarkan ucapan anda. Dia hanya akan meniru emosi yang anda tunjukkan.

Karena itu, sangat penting untuk berkomunikasi dalam sikap yang netral – sehingga dia bisa benar-benar MENDENGARKAN apa yang anda katakan. Jadi dia tidak hanya bereaksi terhadap emosi anda.

Dalam => program Genggam Hatinya! <=, saya akan memberikan anda langkah-langkah nyata bagaimana cara menciptakan ruang yang “nyaman” – sehingga anda bisa berkomunikasi dengan pria anda. Saya juga akan memberitahu kata-kata dan bahasa tubuh seperti apa yang paling bisa diterima oleh seorang pria – sehingga anda tidak memancarkan emosi yang negatif.

Jika anda ingin bisa cepat mengakhiri segala pertengkaran dan kesalahpahaman antara anda dengan pasangan anda ...  jika anda ingin memiliki hubungan yang lebih dekat dan penuh rasa saling pengertian ... sehingga anda bisa segera melangkah ke jenjang berikutnya – maka anda perlu mencoba program tadi.

Salam hangat,

Tentang Penulis

Hendra RK adalah seorang Sarjana Sosial yang sudah mendalami Psikologi Murni dan Ilmu Perilaku Manusia selama lebih dari 15 tahun.

Dalam membantu para kliennya, dia seringkali menggabungkan disiplin ilmunya dengan berbagai pendekatan lain seperti dengan Ilmu Komunikasi, Daya Tarik, Evolusi, Biologi, Fisiologi, dan Seksualitas Manusia... Selengkapnya >>


Suka? Bagikan ke teman anda...

2 Kesalahan Komunikasi yang Bisa Membuat Anda Putus Dengannya

 On Senin, 23 April 2018  

Apabila anda merasa frustrasi saat harus berkomunikasi dengan pria yang merupakan pasangan anda – maka saya berani bertaruh jika satu dari 2 kesalahan dalam berkomunikasi inilah yang menjadi penyebabnya:

kesalahan komunikasi yang membuat pria dan wanita putus

Kesalahan Komunikasi #1: Terlalu Berlebihan Dalam Berbagi Perasaan Anda


Hal ini terjadi ketika anda yang pertama kali menyampaikan PERASAAN ANDA kepadanya – dan seringkali – anda melakukan itu karena anda yakin bahwa hal tersebut dapat membuatnya mau menyampaikan perasaannya juga kepada anda.

Perhatikan!

Pria memiliki proses emosional yang berbeda dari wanita. Jadi itu bukanlah cara yang baik untuk membuat pria mau “terbuka” kepada anda ... atau untuk dapat menyentuh perasaannya.

Terlalu berlebihan dalam berbicara & berbagi perasaan anda sebenarnya lebih banyak ruginya ketimbang untungnya. Khususnya apabila hubungan anda dengannya sedang (mulai) renggang – dimana dia seperti menjaga jarak – karena pada saat ini dia tengah mematikan perasaannya dari anda.

Jadi ingat baik-baik:

Apabila terkait dengan seorang pria, maka berbicara panjang lebar tentang perasaan anda kepadanya BUKANLAH cara untuk mengetahui seperti apa perasaan DIA yang sebenarnya kepada anda.

Dan hal itu membawa kita kepada kesalahan umum dalam berkomunikasi yang berikutnya...

Kesalahan Komunikasi #2: Pengharapan Yang Tak Berdasar


Dari semua kesalahan yang bisa terjadi dalam sebuah hubungan – saya melihat bahwa kesalahan inilah yang paling membuat wanita merasa sakit, frustrasi, dan mendapatkan hasil akhir yang buruk dengan seorang pria.

Saya sudah menyaksikannya berulang-ulang kali pada banyak wanita yang saya kenal ... teman-teman saya, adik perempuan saya satu-satunya, hingga para wanita yang menjadi klien saya. Saya juga mendapatkan RATUSAN email dari para wanita yang menceritakan kisah yang “sangat umum” ini kepada saya.

Hal ini terjadi ketika seorang wanita berharap bahwa hubungan yang sedang dijalaninya akan berkembang menjadi sesuatu yang lebih berkomitmen, namun akhirnya dia merasa kecewa saat mengetahui kalau si pria ternyata tidak menginginkan hal yang sama.

“Apabila terkait dengan seorang pria, maka berbicara panjang lebar tentang perasaan anda kepadanya BUKANLAH cara untuk mengetahui seperti apa perasaannya yang sebenarnya kepada anda.”

Dan masalah ini biasanya muncul akibat salah satu dari 2 hal berikut:

Si wanita sebenarnya tahu apa yang dia inginkan dari hubungan tersebut – tapi dia tetap diam karena takut menciptakan “drama”, dia hanya berharap bahwa semuanya akan berjalan dengan sendirinya.

Atau...

Si wanita sebenarnya sudah menyadari kalau pria tersebut tidak berada pada “halaman” yang sama dengannya – tapi dia pura-pura untuk tetap santai dengan hubungan itu.

Ini sudah jelas merupakan jalan yang terjal untuk dilalui, yang akan menuntun ke arah masalah besar. Perlahan namun pasti, rasa benci mulai terbangun dalam diri si wanita ... hingga akhirnya dia tidak tahan lagi. Dia akan meledak dan meng-konfrontasi semuanya. Dan pada saat itulah si pria akhirnya akan menjadi lebih tertutup – atau benar-benar pergi untuk selamanya.

Karena Itu, Penting Sekali Untuk Mengetahui Dengan Jelas Apa Yang Anda Inginkan


kesalahan berkomunikasi dengan pria yang menyebabkan perpisahan
Langkah pertama untuk mengatasi 2 kesalahan komunikasi tadi & mencegah perpisahan (agar anda tidak putus dengannya) adalah ... anda harus jelas dengan apa yang anda inginkan dari sebuah hubungan.

Mengetahui apa yang anda inginkan akan membantu dalam mengarahkan pikiran anda ke arah yang positif. Dan hal ini bisa membuat anda mendapatkan situasi serta menarik orang yang tepat ke dalam hidup anda.

Langkah berikutnya adalah ... anda harus mampu mengkomunikasikan perasaan anda kepadanya dengan porsi yang seimbang, sehingga pria akan mendengarkan dan memperhatikan anda – bukan membuatnya pergi untuk meninggalkan anda.

Ada beberapa cara yang sangat spesifik dalam memakai kata-kata serta bahasa tubuh (body language) anda untuk melakukan hal tersebut – dan anda bisa melihat bagaimana caranya dalam => program “Genggam Hatinya!” <=.

Anda akan mengetahui model komunikasi seperti apa yang akan BERHASIL pada pria ... bagaimana cara yang benar dalam menyampaikan perasaan anda – sehingga anda bisa MENDAPATKAN apa yang anda mau dari hubungan tersebut ... dan anda tidak berakhir dengan rasa frustrasi yang membuat anda meledak.

Saya juga akan menunjukkan kepada anda bagaimana cara mengidentifikasi pria-pria yang baik – sehingga anda tidak membuang-buang waktu karena berusaha mendapatkan komitmen dari pria yang memang tidak pernah bisa berkomitmen.

Pelajari formula rahasia tersebut ... dan anda akan langsung tahu bagaimana cara berkomunikasi dengan pria yang akan membuatnya merasa terikat sangat dalam dengan anda.

Salam hangat,

Tentang Penulis

Hendra RK adalah seorang Sarjana Sosial yang sudah mendalami Psikologi Murni dan Ilmu Perilaku Manusia selama lebih dari 15 tahun.

Dalam membantu para kliennya, dia seringkali menggabungkan disiplin ilmunya dengan berbagai pendekatan lain seperti dengan Ilmu Komunikasi, Daya Tarik, Evolusi, Biologi, Fisiologi, dan Seksualitas Manusia... Selengkapnya >>


Suka? Bagikan ke teman anda...

Cara Mempertahankan Hubungan Dengan Pria – Apa Dia Merasa Ragu?

 On Jumat, 12 Mei 2017  

Saat anda merasakan seorang pria mulai terlihat ragu dengan anda dan pada hubungan yang kalian jalani, maka bagaimana cara mempertahankan hubungan dengannya akan menjadi satu-satunya pertanyaan yang akan terus menghiasi benak anda.

Namun... bagaimana apabila saya mengatakan bahwa mengalami keraguan dan berbagai ketakutan untuk berkomitmen dengan seorang wanita adalah hal yang normal bagi seorang pria?

Bahwa hal itu justru MENYEHATKAN ... itu adalah "sesuatu" yang memang harus anda alami dan hadapi SEBELUM anda menghabiskan seluruh sisa hidup anda bersamanya. Jadi itu tidak selalu berarti bahwa dia sudah tidak cinta lagi kepada anda.

Baca: Tanda Jika Pria Benar-Benar Cinta Kepada Anda

cara mempertahankan hubungan

Apa anda mau menerima hal itu?

Sekarang ... apa anda mau mencari jalan untuk memahami bagaimana anda berdua bisa belajar dan menjadi semakin dewasa karenanya?

Walaupun rasanya mungkin memang tidak mengenakkan, tapi berdasarkan pengalaman... saya tahu bahwa setiap pria dan wanita memang HARUS menghadapi rasa ketakutan, ketidaknyamanan, dan tantangan mereka masing-masing.

Itu adalah hal wajar sebelum memutuskan untuk menjadi semakin lebih dekat. Khususnya saat seorang pria dan wanita membuat perubahan yang cukup besar dalam kehidupan mereka berdua. Misalnya seperti saat memutuskan untuk bertunangan ataupun menikah.

Berikut ini masalahnya...

Kebanyakan pria dan wanita sering berpikiran bahwa dalam menjalani sebuah hubungan itu – maka semuanya harus selalu berjalan nyaman, aman, dan “mudah” setiap waktu.

Dan kebanyakan pria serta wanita juga seringkali punya keyakinan yang kuat di dalam alam bawah sadar mereka... bahwa orang-orang yang bisa memiliki hubungan berkomitmen jangka panjang yang baik hanyalah mereka-mereka yang memang beruntung.

Mereka beruntung karena tidak harus menghadapi berbagai penolakan, hambatan, serta tantangan yang harus dialami oleh pasangan lainnya.

Padahal kenyataannya tidaklah seperti itu.

Apa Yang SEBENARNYA Terjadi Pada Hubungan Yang Dekat dan Erat


Mereka yang menjalani hubungan secara terbuka dan penuh dengan kejujuran juga tetap menghadapi berbagai tantangan, fase-fase keraguan, dan rasa ketakutan di dalam diri mereka. Bahkan mungkin dapat dikatakan bahwa mereka justru memiliki tantangan yang LEBIH BANYAK – karena mereka berdua benar-benar terbuka dan saling jujur mengenai diri mereka dan perasaan mereka.

Perbedaannya adalah terletak pada bagaimana cara masing-masing pihak yang menjalani hubungan untuk mau menerima, mengerti, dan mengatasi semua “kenyataan” tersebut.

Apa anda akan panik, merasakan ketidakjelasan emosi, dan memiliki berbagai perasaan negatif?

Atau anda bisa tenang, merasa percaya diri, dan menunjukkan keyakinan – sehingga itu membuat seorang pria bisa mengetahui bahwa semuanya tidak akan begitu merepotkan dan melelahkan di masa depan (saat menjalani hidup bersama anda)?

“Hubungan yang penuh dengan keterbukaan dan kejujuran-pun masih tetap memiliki banyak tantangan, fase-fase keraguan, dan rasa ketakuan di dalamnya.”

Hal Yang TIDAK BOLEH Anda Lakukan Jika Ingin Mempertahankan Sebuah Hubungan


Ada satu hal yang seringkali dilakukan oleh banyak wanita saat menjalani sebuah hubungan – dan ini dapat “MEMATIKAN” rasa ketertarikan pria, serta akan “MEMUTUS” jalur komunikasi dengan pria.

Ketika seorang pria terlihat mulai merasa ragu, maka kebanyakan wanita akan berusaha untuk berbicara kepada si pria dengan cara meyakinkannya – bahwa dia seharusnya tidak perlu merasa ragu. Wanita akan menyampaikan berbagai alasan kepada si pria mengapa mereka adalah pasangan yang serasi, dan bahwa mereka memang seharusnya selalu bersama.

Perhatikan!

Cara mempertahankan hubungan dengan pria melalui perilaku berusaha untuk “meyakinkannya” itulah yang justru seringkali malah akan menjadi BUMERANG bagi kebanyakan wanita.

Kenapa?

Alasannya adalah sesuatu yang bersifat psikologis.

Manusia secara alami memang terprogram untuk SELALU menolak setiap kali ada sesuatu ataupun seseorang yang berusaha menekan mereka. Ini adalah sifat alami manusia – baik pria maupun wanita.

Jadi, semakin anda berusaha untuk meyakinkan atau menekannya – maka semakin kuat pula dia akan menolak. Dia akan semakin menjauh dari anda.

Bagi pria... mampu mengambil keputusan sendiri tanpa ada yang menekan, berusaha meyakinkan, ataupun mempengaruhi mereka adalah hal yang “sangat memuaskan”. Dan biasanya mereka akan berusaha untuk mempertahankan apa yang telah mereka putuskan tersebut dengan sekuat tenaga mereka.

Dalam => program "Genggam Hatinya!" <= anda akan mengetahui lebih detail mengenai pria & menjalani hubungan, termasuk bagaimana cara melihat hubungan menggunakan sudut pandang pria ... sehingga anda bisa mengutarakan keinginan anda menggunakan "bahasanya".

Saya akan menunjukkan dengan contoh nyata, seperti apa perilaku "MEYAKINKAN" & "MENOLAK" ini dalam kehidupan berpasangan, serta bagaimana cara menyeimbangkannya agar hubungan anda tetap langgeng dan bisa melangkah ke jenjang selanjutnya.

Salam hangat,

Tentang Penulis

Hendra RK adalah seorang Sarjana Sosial yang sudah mendalami Psikologi Murni dan Ilmu Perilaku Manusia selama lebih dari 15 tahun.

Dalam membantu para kliennya, dia seringkali menggabungkan disiplin ilmunya dengan berbagai pendekatan lain seperti dengan Ilmu Komunikasi, Daya Tarik, Evolusi, Biologi, Fisiologi, dan Seksualitas Manusia... Selengkapnya >>


Suka? Bagikan artikel ini...

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Back to top